Powered By Blogger

Search

Tampilkan postingan dengan label Anak-anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak-anak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Februari 2010

ANAK INDIGO

Anak-anak dengan kemampuan lebih dari anak-anak seusiannya dalam hal supranatural banyak kita jumpai, biasanya yang kita sebut dengan indigo. Lalu, “ apakah indigo itu? “ .

Anak indigo
( Indigo Children ) adalah konsep Zaman Baru anak-anak yang memiliki karakteristik berbeda dari anak-anak seusianya. Anak ini memiliki sifat yang unik untuk membedakan generasinya dengan generasi sebelumnya. Istilah indigo ini menunjukkan warna aura dalam warna kehidupan mereka. Indigo sendiri juga terkait dengan indra keenam yang terletak pada cakra mata ketiga yang menggambarkan intuisi dan kekuatan batin yang luar biasa tajam yang melebihi kemampuan orang kebanyakan. Kebanyakan dari mereka memiliki kelebihan dengan bakat yang luar biasa atau secara akademik mempunyai prestasi. Anak indigo juga mampu menunjukkan empati yang sangat dalam dan mudah merasa iba serta tampak bijaksana untuk anak seusianya.

Anak indigo yang lahir di dunia ini juga mempunyai pelbagai misi. Kebanyakan dari mereka merupakan pengkritik suatu rencana yang salah. Mereka bertugas meluruskan ketidakbenaran dan ketidaksamaan yang ada di sekelilingnya. Hal ini ditunjukkan dengan perilaku mereka yang tidak patuh dan kesulitan dalam menjalankan dengan sistem yang ada, misalnya saja penolakan dan sikap kaku terhadap sistem pendidikan yang ada.

Anak indigo juga sering menunjukkan perilaku memberontak terhadap suatu pemerintahan, tidak patuh terhadap aturan atau adat, kesulitan dalam mengelola emosinya dan sangat peka. Tidak jarang pula anak menunjukkan sikap yang sangat dingin dan tidak mempunyai perasaan. Terkadang beberapa orang akan mencap anak dengan indikasi gangguan ADD (attention deficit disorder). Bentuk perilaku tersebut terkadang menyebabkan kesulitan bagi anak-anak ini dalam melewati masa anak-anak, bahkan dalam melewati masa remaja (Chapman. 2006).

Menjadi indigo tidaklah mudah, tapi hal itu merupakan suatu tugas yang harus dijalankan. Anak indigo merupakan salah satu orang yang hadir dan membawa hal yang baru terhadap suatu kemajuan di bumi ini.

Berikut ini merupakan ciri khas anak indigo:

  1. Memiliki keinginan yang kuat, berdedikasi dengan melakukan apa yang ada di pikirannya daripada mematuhi kehendak orang tua
  2. Bijaksana dan mempunyai tahap kesadaran dan kebersamaan yang melebihi pengalamannya;
  3. Secara emosi, mereka boleh dengan mudahnya bereaksi sehingga tidak jarang mereka memiliki permasalahan dengan kecemasan, depresi atau bahkan stress;
  4. Kreatif dalam berpikir dengan menggunakan otak kanan namun tetap harus berusaha belajar dengan menggunakan otak kiri terutama pada sistem di sekolah;
  5. Anak indigo sering didiagnosis mengalami ADD ataupun ADHD saat mereka menunjukkan perilaku impulsive (otak mereka memproses informasi lebih cepat) dan mereka harus tetap bergerak agar selalu fokus
  6. Anak indigo sangatlah peka dan dapat melihat, mendengar atau mengetahui sesuatu hal yang tidak dimiliki orang-orang kebanyakan;
  7. Anak indigo belajar secara visual dan kinestetik, mereka boleh mengingat apa yang terekam dalam otaknya dan menciptakannya dengan tangannya sendiri;
  8. Apabila keinginan anak tidak terpenuhi, maka anak merasa kesulitan dan menjadi self centered. Walaupun hal ini bukanlah sifat sebenarnya;
  9. Anak indigo mempunyai potensi dan bakat yang luar biasa, namun dapat hilang begitu saja jika tidak sesuai dengan bentuk perawatannya.

Dalam menangani anak indigo ini yang perlu diperhatikan adalah bahawa mereka memiliki kesulitan dalam menahan emosinya. Pada beberapa anak hal ini disebabkan karena permasalahan kecemasan, kemungkinan perilaku obsesif kompulsif atau kepanikan yang berlebih (panic attack). Penyebab lain muncul kerana mereka berusaha keras untuk belajar dan memahami cara yang masih tradisional ataupun kebiasaan rutin. Sehingga tidak jarang bagi mereka akan memiliki harga diri yang rendah dan mudah menyerah dalam mengerjakan yang diberikan (pekerjaan sekolah misalnya). Terkadang beberapa anak indigo menunjukkan reaksi kemarahan, depresi, bahkan menyakiti diri sendiri yang berlebih yang tidak dapat dijelaskan secara logis bahkan menakutkan bagi orang tuanya.

Anak indigo memiliki getaran tenaga yang tinggi dengan pola yang menetap, yang kemudian ditunjukkan dengan aura warna indigo pada tubuhnya. Getaran tertinggi ini mencipta perbedaan terhadap fungsi tubuh dan otak pada anak indigo. Kebanyakan dari mereka berpikir dengan menggunakan otak kanan. Saat stress anak kemudian mengembangkan pengaturan dalam otak, yang paling bahaya di kalangan pemikiran logis dan proses berpikir secara rasional, sehingga muncul reaksi emosional yang berlebih. Ada pula anak yang menunjukkan dengan perilaku marah, kesedihan atau ketakutan yang mendalam bahkan kecemasan yang berlebih.

Memahami tenaga asas dan mampu mengamati keadaan tenaga pada saat anak indigo sedang tidak stabil sangatlah membutuhkan orang tuanya atau terapis, terutama saat bekerja sama dengan anak ini. Diperlukan adanya pemahaman dasar mengenai tenaga dengan mengajarkan pada mereka cara melindungi diri. Hal lain yang tidak kalah penting iaitu dengan mengajar anak indigo dan orang tuanya terhadap teknik dalam menyeimbangkan tenaga dan cara untuk mengurangkan tahap stress pada anak, sehingga anak tidak terpengaruh pada tenaga yang negatif.


Jumat, 18 Desember 2009

Dampak Bentakan Pada Anak-Anak


Anak-anak sering melakukan kesalahan yang membuat orang dewasa marah. Terkadang jika anak-anak melakukan kesalahan, mereka akan mendapatkan bentakan. Bentakan yang dikeluarkan dari seseorang kepada anak-anak akan menyebabkan dampak yang sangat besar.

Anak-anak sangat perasa bila mendapatkan bentakan dan banyak pula yang kemudian menangis. Dibalik semua itu, kita tidak menyadari bahwa bentakan yang kita lontarkan ke anak-anak sangat berpengaruh terhadap perkembangannya.

Banyak orang tua yang menjadikan bentakan sebagai hal yang biasa dalam mendidik anaknya, mereka beranggapan bahwa dengan bentakan akan membuat anak itu menjadi penurut dan hormat terhadap mereka, tapi apakah mereka mengetahui dampaknya bentakan terhadap anak-anak?.

Berikut ini beberapa akibat dari bentakan terhadap anak-anak :

a.) mental anak menjadi tidak berani melakukan suatu hal di karenakan ketakutan,
b.) mnjadi seseorang yang tidak percaya diri/minder,
c.) menjadi seorang yang memberontak,
d.) menjadi tertutup dengan lingkungan,
e.) tidakl memperdulikan orang lain,
f.) Suka membentak,
g.) emosional tinggi atau temperamental,
h.) pemarah.

Bentakan bisa membuat kepribadian anak menjadi buruk, serta perkembangan terhambat dan terganggu. Dampak yang ditimbulkan akan memberi pengaruh kepada orang lain.

Pengaruh Tindakan Kekerasan Dalam Film Kartun Pada Anak-Anak

Pernahkah Anda menyaksikan film kartun? pasti ya tentunya. Apakah berdampak baik untuk anak-anak? Tanpa kita sadari ternyata dalam beberapa film kartun terdapat tindakan-tindakan kekerasan yang di tampilkan, bagi kita yang telah mengerti baik dan buruk suatu tindakan, pasti bisa menyeleksi mana yang bisa ditiru atau tidak untuk ditiru, tapi bagaimana jika yang menyaksikan anak-anak, mereka belum mengerti baik atau tidak suatu tindakan. Masa anak-anak sangat rentan dengan proses meniru, apa saja yang mereka anggap mudah ditiru dan hebat dalam pandangan mereka, pasti menjadi hal yang mudah untuk diserap oleh otak mereka, termasuk juga meniru tindakan-tindakan kekerasan.

Anak-anak seharusnya berada di bawah pengawasan orang tua, banyak orang tua yang khawatir jika anaknya bermain di luar rumah, sehingga mengambil keputusan untuk menghidupkan televisi dan menyuruh anaknya menonton film kartun. Kekerasan dalam film kartun memang terkesan tidak terlalu tampak, kekerasan itu dibuat menjadi lelucon dan bisa membuat tertawa siapa saja yang menyaksikannya. Terkadang film kartun menampilkan kekerasan yang tidak masuk di akal, contohnya saja, jika mereka terjun bebas dari atas gedung yang sangat tinggi, ketika jatuh ke dasar, mereka hancur tetapi bisa hidup kembali dan contoh lainnya, terjadi perkelahian antara dua tokoh atau lebih, mereka sering menampilkan kekerasan terhadap fisik dan menggunakan alat-alat keras, contohnya menggunakan palu, sekop dan pedang, dan jika di pukulkan, hanya mengalami sedikit sakit. Bagaimana jika hal tersebut di tiru oleh anak? apa yang akan terjadi? Anak-anak tidak mengerti hal-hal yang ada dalam film kartun, mereka hanya bisa meniru saja.

Berbagai tips menghindari anak meniru tindakan kekerasan yang ada di film kartun :

a. ) mengawasi anak jika menonton,

b. ) tidak mengizinkan anak menonton film yang ada kekerasannya,

c. ) menasehati anak supaya tidak meniru hal-hal yang negatif,

d. ) mamberikan tayangan acara yang mendidik terhadap anak,

e. ) tidak mendekatkan benda-benda berbahaya pada anak.

Diharapkan setelah melakukan hal-hal di atas, anak-anak bisa terbebas akan kekerasan yang di timbulkan

karena menonton film kartun tertentu.